Tahukah
cinta,
Derai
kata mulutmu berbusa,
Mencuap
curahan isi hati nan permai,
Sajakku
membisik,
Bahwa
sejatinya ungkapanmu tak butuh rupa,
Sebab
hati tlah menjadikanmu nyata,
Tahukah
cinta,
Beradu
rinduku di malam sunyi,
Berteman
huruf membentuk puisi,
Kata
demi kata,
Kuurai
tuk nyatakan cinta,
Meski
berakhir padaku sahaja,
Dan
tatapmu tak pernah menyaksikan,
Kuharap
keu menantikan,
Adegan
yang pasti,
Yang
nyata walau tak berarti,
Karna
aku,
Lunglai
dalam rindku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar