Jumat, 06 September 2013

Berbagi


Siang itu, akhirnya kami memulai kegiatan di forum perdana kami. Meski baru sedikit yang hadir, namun tak mengurangi semangat kami dalam menjalaninya. Karna belum begitu ada persiapan, akhirnya aku mencoba mengisi materi dari sebuah buku yang sudah tiga kali aku khatam membacanya.

Perkumpulan awal kami berlokasi di taman kampus, di atas rerumputan, di bawah pohon rindang, serta dikelilingi beragam tanaman. Lingkungan enjoy dan nyaman, itu yang kami butuhkan dalam pertemuan ini demi menyejukkan suasana, serta membantu kami untuk bisa berpandangan luas dalam melihat aneka ragam kehidupan yang tak terbatas.

Usai temanku membacakan tilawah Al-Qur'an, aku mencoba berbagi ilmu dari sebuah buku tipis yang padat makna, mungil namun cukup menggugah jiwa. Berjudul “Agar Ujian Ditolong Allah” karya Ahmad Rifa’I Rif’an. Buku ini cukup semakna dengan karyanya yang lain, “9 Rahasia Doa”. Mungkin semua sudah banyak yang tahu, bahwa buku ini tidak hanya memberikan tips-tips belajar atau menghadapi ujian dengan cara cerdas. Namun juga menjelaskan dengan gamblang bagaimana agar Allah selalu di sisi di saat kita sedang belajar maupun menghadapi ujian.  

Kesuksesan itu hanya tiga hal: bemimpi setinggi-tingginya, berupaya sekeras-kerasnya, dan mendekati Tuhan sedekat-dekatnya. Maka punya harapan tinggi tanpa upaya dan doa yang tekun, pasti hasilnya nol. Upaya keras tanpa mendekati Allah, pasti hasilnya timpang. Karna Allah telah berfirman dalam kitab-Nya surat Ali-Imron : 160, yang artinya,

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu, jika Allah membiarkan kamu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.”

Sekarang pertanyaanya bagaimana cara agar Allah sentiasa menolong kita? Benar, yaitu dengan sentiasa pula mendekatkan diri padanya. Jika orang bodoh dapat dikalahkan oleh orang pintar, maka orang pintar juga mudah dikalahkan oleh orang yang beruntung. Jika ingin berada di antara orang-orang yang beruntung itu, mari kita amalkan tips-tips berikut :

1. Keajaiban Tahajud
          Dalam buku tersebut diceritakan, bahwa ada seorang muslimah yang mengaku sedari SMA nya ia telah merutinkan shalat malam, hingga ia selalu meraih juara 1 dalam tiap semester. Bahkan selama kuliahpun ia selalu mendapat predikat cumlaude, dan setelah lulus ia memperoleh beasiswa ke Jepang. Subhanallah! Begitu hebatnya pengaruh shalat lail bagi prestasi hidup kita. Sekarang, mari bertekad dalam hati, untuk tidak meninggalkan tahajud.

2. The Power of Giving (sedekah)
          Alkisah, ada seorang mahasiswi yang rutin menyedekahkan uang beasiswanya. Juka pada hari-hari biasa dia bersdekah dengan jumlah yang standar, sangat berbeda menjelang ujian. Sedekah yang dia keluarkan besar-besaran, berharap pertolongan Allah datang saat ujian. Bisa juga kita lihat contoh teladan dari seorang ustad tersohor di Negri ini, Ust.Yusuf Mansyur. Beliau sukses karna sedekahnya yang luar biasa.

3. Dua Manusia Keramat
          Siapakah kedua manusia itu? Ya, mereka adalah kedua orangtua kita, yang di mana ridho Allah berada atas ridho mereka berdua. Ketika seorang yang sukses ditanya atas rahasia kesuksesannya selama ini, dia menjawab, “Satu hal yang nggak pernah aku lupakan untuk misi-misi pentingku adalah tak lupa meminta doa dari ibu. Hampir semuanya dibicarakan kepada ibu.”
Doa kedua orangtua kepada anaknya adalah salah satu yang pasti diijabah oleh Allah.

4. Dahsyatnya Shalawat
          Juga dipaparkan dalam buku ini, suatu hari KH. Zubairi Rahman penah mengungkapkan, “ketika engkau ragu pada jawaban yang akan kau pilih saat ujian, bacalah shalawat kepada Rasulullah semoga goresan penamu akan selamat.” Mengapa harus shalawat? Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya datanglah malaikat kepadaku. Ia berkata: “Wahai Muhammad, bukankah menjadikan engkau ridha, bahwasannya tidaklah seseorang membaca shalawat atasmu melainkan Aku melimpahkan rahmat atasnya sepuluh kali, dan tidak seorangpun memohon keselamatan atasmu, melainkan Aku memberikan keselamatan atasnya sepuluh kali.” (Ditakhrij oleh An-Nasa’i).

5. Hubungan Taubat dengan kecerdasan
          Imam syafi’i pernah mengadu kepada Waki’ gurunya, tentang buruknya hafalan. Gurunya membimbingnya agar meninggalkan kemaksiatan. Ia memberitahukan bahwa ilmu itu cahaya. Dan cahaya tak akan turun kepada pendurhaka. Maka kita perbanyaki istighfar, agar Malaikat Atid segera menghapus dosa-dosa kita dalam catatannya, dan membuka kembali bagi kita jalan masuknya ilmu dan pengetahuan.  

6. Doakan Orang Lain
          Jadi misalnya kita ingin kekayaan, jangan berdoa, “Ya Allah berikan hamba kekayaan”, tetapi berdoalah dengan ikhlas, “Ya Allah, berikan si fulan kekayaan. Hamba tak tega menyaksikan kemiskinannya”. Mengapa? Kita yang pengen, kok pake doain orang lain segala? Karna Rasulullah saw bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa spengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata, ‘Aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan.’” (Shahih Muslim).

7. Hebatnya Puasa Sunnah
          Rasulullah saw bersabda, “Ada tiga manusia yang doa mereka tidak akan ditolak: 1. Doa orangg yang berpuasa sampai ia berbuka, 2. Pemimpin yang adil, 3. Doa orang yang teraniaya. (HR. At-Tirmidzi).
Semua pasti sudah kenal Pak Habibi, mantan Presiden kita. Rahasia sukses briliannya otak beliau adalah dengan meritinkan puasa senin kamis. Allahu Akbar!

Demikianlah beberapa tips yang secara singkat aku tuangkan di sini. Ingin lebih jelasnya, beli saja bukunya. Hehe..

Hingga akhirnya, detik demi detik tlah terlewat. Kami masih saja meneruskan diskusi. Mengenai segala macam. Membahas berita aksi penolakan Miss Word, hingga ke ranah politik. Tak terlewatkan pula untuk saling berbagi curahan hati. Semoga di minggu seterusnya dan seterusnya… dapat kami isi forum yang kami namakan M.Ag (Muslimah Anti Galau ^^) ini dengan kegiatan yang lebih positif lagi. Allahulmusta'an :)
         

2 komentar: